JAYAPURA, JELATANEWSPAPUACOM – Kepala Distrik Kamuu Selatan, Yulianus Pigome, menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara [ASN] di lingkungan kerjanya saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Distrik Kamuu Selatan, Senin [14/09].
Ada tiga hal utama yang menjadi penekanan pimpinan distrik, yaitu kedisiplinan kehadiran kerja, kelengkapan pengisian data pada sistem E-Kinerja, serta pemberian apresiasi bagi pegawai yang taat pada ketentuan berlaku.
Pertama, Yulianus kembali menegaskan kewajiban hadir tepat waktu di tempat kerja bagi setiap pegawai.
“Kita adalah ASN. Kewajiban utama kita adalah hadir bekerja setiap hari kerja. Gaji, tunjangan, dan hak lain yang kita terima berasal dari negara, sehingga kewajiban hadir harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Kedua, seluruh pegawai diminta segera melengkapi berkas serta mengisi data secara benar pada sistem E-Kinerja, karena hal ini menyangkut kepentingan kepegawaian masing-masing ASN. Ketiga, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada pegawai yang rutin hadir di kantor serta selalu mengikuti kegiatan apel rutin setiap hari Senin.
Batas Waktu dan Dampak Kelalaian
Menindaklanjuti arahan Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Kepala Distrik menjelaskan bahwa batas akhir pengisian data E-Kinerja masih menunggu pemberitahuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara [BKN] Perwakilan Jayapura.
Ia mengingatkan, data yang belum lengkap akan berdampak langsung pada pengusulan kenaikan pangkat serta urusan kepegawaian lainnya. Mulai tahun depan, seluruh proses pengusulan kenaikan pangkat tidak lagi dilayani secara manual, melainkan sepenuhnya dilakukan melalui sistem E-Kinerja.
Kendala Akses Jaringan
Terkait pelaksanaan pengisian data, Pigome mengakui adanya kendala utama berupa keterbatasan akses jaringan internet di wilayahnya.
“Kami sering mengalami kesulitan saat memasukkan data, sehingga kami terpaksa harus pergi ke Mowane baru bisa menyelesaikannya. Kami berharap instansi terkait memperhatikan kondisi ini, termasuk kemungkinan penyediaan layanan koneksi yang lebih andal seperti Starlink,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dogiyai, Nikodemus Tebai, menyatakan pihaknya akan berupaya memenuhi kebutuhan koneksi bagi ASN di distrik-distrik yang belum terjangkau jaringan penyedia layanan yang ada.
“Kami akan berusaha membantu seluruh distrik yang lokasinya jauh dari ibu kota kabupaten, agar kebutuhan akses informasi para pegawai tetap terpenuhi,” jelas Niko.
Tingkat Kehadiran dan Tantangan Lapangan
Hingga saat ini, tingkat kehadiran ASN di Distrik Kamuu Selatan baru mencapai sekitar 50 persen. Sebagian besar pegawai yang hadir justru berasal dari distrik tetangga, seperti Distrik Kamuu dan Distrik Dogiyai.
Kondisi prasarana jalan yang sulit ditempuh serta jarak tempuh yang jauh, bahkan harus berjalan kaki menjadi alasan utama yang menghambat kedisiplinan kehadiran pegawai setiap hari kerja.
Lanjut Yulianus, kami akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan dan kinerja seluruh ASN. Di sisi lain, pihaknya juga meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Dogiyai untuk segera mengatasi hambatan akses informasi serta perbaikan sarana perhubungan, guna menunjang peningkatan mutu pelayanan publik di wilayah tersebut.***
Editor: Aleks Waine